
Sahabat saya, Dwight Bain mengirim cerita tentang seorang operator radio amatir yang tanpa sengaja
mendengar percakapan seorang laki-laki tua yang sedang menasehati laki-laki muda.
“Sayang sekali kau harus meninggalkan rumah dan keluargamu sesering itu,” katanya. “Izinkan aku
memberitahukan sesuatu yang telah membantuku membuat perspektif yang baik atas prioritasku.
Begini, suatu hari aku duduk santai dan iseng-iseng mulai menghitung-hitung. Usia rata-rata orang
sekitar 75 tahun. Nah, aku mengalikan 75 kali 52, dan mendapatkan angka 3.900, yakni jumlah hari
Sabtu yang dimiliki rata-rata orang dalam masa hidupnya”
“Baru setelah mencapai umur 55 tahunlah aku mulai memikirkan semua ini secara terinci.” Ia
melanjutkan, “dan ketika itu aku sudah melewati 2.800 hari Sabtu. Aku mulai berpikir bahwa kalau saja
aku bisa mencapai umur 75 tahun, aku hanya memiliki sekitar 1.000 hari Sabtu lagi untuk dinikmati.”
Ia menjelaskan bahwa ia telah membeli 1.000 kelereng serta menyimpannya di dalam wadah plastik dan
meletakkannya di tempat kerja favoritnya di rumah. “Sejak itu, setiap Sabtu,” ia berkata, “aku
mengambil satu butir kelereng dan membuangnya. Aku mendapati bahwa dengan memperhatikan
kelereng yang semakin berkurang jumlahnya itu, aku dapat lebih berfokus pada hal-hal yang benarbenar
penting dalam kehidupan. Tidak ada cara yang lebih baik daripada melihat waktumu di bumi ini
semakin habis untuk meluruskan prioritasmu”.
Kemudian orang tua itu mengakhiri kisahnya, “Sekarang izinkan aku menceritakan satu pemikiran
terakhir sebelum pergi dan mengajak istriku keluar untuk sarapan. Pagi ini, aku telah mengambil
kelereng terakhir dari tempat penyimpanannya. Aku pikir, jika aku bisa tetap hidup sampai hari Sabtu
depan, artinya aku telah diberi sedikit waktu ekstra”.
Kita tidak bisa memilih apakah kita masih akan diberi waktu lagi, tetapi kita bisa
memilih apa yang kita lakukan dengan waktu itu.
(The Maxwell Daily Reader by John C. Maxwell)